Monday, September 05, 2011

anak tangga ketujuh


disaat galau menyapa,
dalam keheningan
yang menusuk-nusuk dinding hati...

terenyuh, ingin menafikkan
segala episode kilas balik kehidupan
yang memaksa mata hati ini enggan terpejam,
malam itu...

bukan manusia
yang mengukir takdirnya pada batu-batu cadas,
atau melukisnya
pada hamparan kanvas-kanvas putih tak berukuran...

kekuatan dan kelemahan
tak pernah mampu berpadu
dalam meniti lika-liku
dan pasang-surutnya kehidupan...

di titik lemah itu,
aku tersungkur...

kuhitung anak tangga demi anak tangga,
sudah enam anak tangga kutapaki,
diiringi doa-doa penuh harap dalam waktu
yang berjalan perlahan mengukir masa depan...

...dan aku terhenti...

anak tangga ketujuh,
masihkah untaian kasih mampu memahatnya dengan indah,
untuk kemudian kita tapaki
dengan doa-doa yang sama seperti kemarin,

ataukah,
langkah kaki kita akan terhenti disana,
untuk satu alasan...?



~ Jejak Bintang ~
menguraikan serpihan-serpihan mutiara retak

No comments: