
Semalam, aku baru saja mendapat berita mengenai wafatnya salah seorang seniorku di kampus. Aku kaget sekali, karena belum lama ini ku-
add dia di
facebook, dan cukup sering kami saling berbalas komentar pada status
facebook masing-masing, sekalipun dulu kami tidaklah terlalu akrab semasa kuliah.
Sebut saja namanya
Fuji, dulu perawakannya sangat besar alias gemuk semasa kuliah. Aku sempat tidak mengenalinya ketika melihat foto profilnya di
facebook, namun aku mengenali wajah dan namanya. Dia yang sekarang jauh berbeda, lebih kurus dan cukup drastis perubahan perawakannya. Fuji yang dulu kukenal,
she's very overweight.
Fuji memang terkenal ramah dan supel, dia sangat
care dengan lingkungan kampus dan selalu ingin tahu nama orang-orang yang seringkali berpapasan dengannya, dalam hal ini juniornya. Aku seringkali mendapati Fuji bertanya pada setiap junior yang melintas dihadapannya, "Hey, nama loe siapa...? Lo angkatan 2001 kan...?", atau pertanyaan-pertanyaan lain dengan intonasi suara yang terkesan cuek tapi ramah.
Terakhir kali aku ingat sempat membaca beberapa kali
update status
facebook-nya, sepertinya dia memang sedang sakit. Dan sekilas sempat kubaca status permohonan maaf kepada semua orang.
Memang terkesan seperti Fuji ingin berpamitan. Setelah itu dia seperti tidak pernah lagi
update status, menghilang begitu saja.
Aku tak pernah menyangka, bahwa itu berati Fuji telah pergi untuk selamanya, tidak hanya meninggalkan
facebook, melainkan meninggalkan dunia fana ini. Fuji yang ramah, supel dan sangat
open terhadap siapa saja, baru saja kita dipertemukan kembali melalui jejaring sosial
facebook, setelah sekian lama
lost contact. Baru saja terjalin silaturahmi baru, setelah sekian lama menimba ilmu di kampus yang sama, namun hanya sekilas saling mengenal.
Ternyata Allah SWT memanggilmu terlebih dahulu kehadiratNya. Sempat kudengar penyebab kepergianmu adalah virus otak. Fuji, terima kasih atas keramahanmu kepadaku, sekalipun hanya dalam waktu yang begitu singkat, dan hanya sebatas melalui media dunia maya, namun cukup membekas dihatiku.
Selamat jalan, Fuji... semoga kamu mendapat tempat yang lebih baik disisiNya... Amiiinn...
~
Jejak Bintang ~