Wednesday, February 06, 2013

#Pengecut

Ceracau sumbang, tertelan waktu
Takkan lagi kubentangkan angan-angan
Mimpi-mimpi tandus,
Serta merta ladang hati yang terbakar

Kini kupaham mengapa hati kerap meragu
Pada perjalanan diatas kereta yang melaju perlahan
Kecepatanmu terlalu stabil
Kamu, masinis... Tubuh yang membelakangi jalan...

Mengapa kau taburkan benih mimpi
Tanpa memupuknya sepenuh jiwa...?
Dan aku terbuai mimpi tak bertuan
Terperangkap dalam pesona semu, engkau...

Di sini kuhentikan langkah,
Kamu menjauh bagai seorang pengecut
Tak lagi elegan sebagaimana citra yang sempat kau tebarkan...

Kamu, tetaplah masinis, takkan jadi nahkoda
Keretamu melaju tanpa bisa mengubah arah
Kapalku karam, di dasar lautan tak bernama
Terkubur bangkainya, yang tak ingin ditemukan

Namun aku tak mati,
Ragaku terangkat ke daratan,
Seorang nahkoda menemukanku sekarat,
Dan hendak membawaku berlayar mengarung

Walau kini aku limbung ditempa kesedihan mendalam
Aku tak hendak membenci kenangan kamu dan kereta
Samudera biru menawarkan arah pada segala penjuru,
tak seperti kereta terpaku pada rel

Nahkodaku tak takut dihantam badai,
Lengan kokohnya kan merengkuhku senantiasa
Kamu, tinggallah di kereta itu hingga senja
Takdir kita barangkali usai sudah

Takkan ada pertautan,
Perjumpakan rel kereta dengan samudera biru tak berbatas...


~ Jejak Bintang ~

No comments: