
Jika ibu-ibu rumah tangga merindukan perbincangan dengan sesama orang dewasa, ibu-ibu yang bekerja merindukan celotehan kanak-kanak. Jika ibu-ibu rumah tangga dengan susah payah menyuapkan bubur sereal kepada anak mereka yang rewel sambil membayangkan alangkah asyiknya kalau bisa menikmati makan siang di luar rumah dengan sesama orang dewasa; ibu-ibu yang bekerja menghabiskan makan siang mereka dengan perasaan cemas memikirkan bayi mereka yang mungkin tak mau makan waktu disuapi oleh pengasuh yang baru. Kesimpulanku: sebagai anggota salah satu profesi paling tua di dunia, yakni menjadi ibu, sesama ibu harus bersatu dalam perang yang lebih penting: menyingkirkan rasa bersalah karena menjadi ibu.
Hidup SEORANG IBU selalu diwarnai TARIK-MENARIK antara memenuhi KEBUTUHANnya sebagai PRIBADI dan mengusahakan yang terbaik bagi ANAK-ANAKnya.
Chicken Soup for the Working Mom’s Soul
No comments:
Post a Comment