Monday, April 19, 2010

di mesjid


kuseru saja Dia
sehingga datang juga

kami pun bermuka-muka

seterusnya Ia bernyala-nyala dalam dada
segala daya memadamkannya

bersimpah peluh diri yang tak bisa diperkuda

ini ruang
gelanggang kami berperang

binasa-membinasa
satu menista lain gila



29 Mei 1943 – chairil anwar

No comments: