Dalam dunia kerja, tak ada lawan dan kawan yang abadi, yang ada hanya kepentingan abadi. Aku sedang mengamati sekelilingku. Tiga belas tahun aku telah menjalani karir di tempat ini. Rasanya sudah cukup banyak aku menjumpai berbagai karakter orang. Dan hal ini merupakan pengalaman tersendiri yang turut mematangkanku.
Awalnya kawan, menjadi lawan. Tadinya lawan, menjadi kawan. Ada pula yang awalnya kawan, menjadi lawan, kemudian kembali menjadi "kawan". Betapa menariknya hidup ini dalam dinamika yang unik begini.
Kawan yang menjadi lawan, kemudian kembali menjadi "kawan" merupakan peristiwa langka dalam sejarah hidupku. Dan barangkali hanya terjadi dalam dunia profesi saja, dimana intinya adalah KEPENTINGAN.
Lalu mengapa kita harus angkuh? Bila ternyata lingkungan kerja ini kelak akan menggiring langkah kita untuk kembali "bekerja sama" dengan dia? Maka jangan palingkan wajah terlalu jauh, jangan memupuk amarah terlalu lama. Sebab kita takkan pernah tahu kemana takdirNYA akan membawa langkah kita kelak.
Mencoba menjadi bagian dari suatu lingkungan, akan terasa mudah atau sulit, itu kembali pada diri kita masing-masing. Semua ada dalam pikiran kita sendiri. Kitalah yang menjadi penentu takdir kita sendiri.
Think positive, in any kind of situation. Maka akan mengarahkan kita untuk senantiasa bersyukur. Insya Allah.
~ Jejak Bintang ~
No comments:
Post a Comment