Tuesday, April 17, 2012

Musim yang lain...


Wahai HUJAN...
selalu kau datang sesukamu, semaumu
padahal ku rindu kehangatan
...musim yang lain...

Tidakkah kau mampu mendengar debaran di jantungku...?
Sejenak hendak menyerumu pergi,
ku ingin berada dalam dekapan
...musim yang lain...

Usahlah rintikmu mempertanyakan
bila ku tak hendak menari di bawah rinaimu lagi
Sebab gulir waktu
‘tlah ajarkan lebih banyak di sanubariku,
mengukir makna nan jauh dari arogansi
derasmu yang memaksa membasah...

Sebab kau terlalu banyak dicinta, terlalu banyak didamba,
aku tak sanggup menjadi setetes diantara yang tak terhingga...
Lebih baik aku luruh ke tanah, lalu meresap...

Kelak ‘kan kupinang akar di dasar bumi
‘tuk perlahan menyembul mewujud tunas mungil nan indah,
siap disapa mentari,
bergulir perlahan bersama waktu...

Mungkin kelak ‘kan jadi sebatang pohon rindang meneduhkan,
setidaknya hadirku ‘kan jadi lebih berarti,
musim yang lain ‘kan menyapaku silih berganti...

Sesekali berpapasan denganmu tak apa,
asalkan tak lagi jadi bagian melekat,
...seperti dulu...


~ Jejak Bintang ~

No comments: