Friday, August 05, 2011

di batas mimpi


...dan kepalaku berkunang-kunang...

Kulihat seribu bintang berkeliling disana. Seribu bayangan hitam berkelebat. Seribu peri menari-nari dengan indahnya. Ah, bohong. Tentu saja bohong. Kapasitas otakku tak mungkin mampu menampung sedemikian banyaknya. Hanya omong kosong. Meregang jasad. Kemudian jiwa terlihat menyeberangi sebuah jembatan. Melintasi perbatasan magis, antara ruang mimpi dan alam nyata.


Astaghfirullah aladzim...



~ Jejak Bintang ~

No comments: