
Hhhhhhh......!! Rasanya selalu ingin menghela nafas setiap kali penulis itu menebar KATA-KATA yang INDAH dan BIJAK di salah satu JEJARING SOSIAL yang sedang POPULER. Kata-kata nan indah dan bijak miliknya itu seperti TOPENG-TOPENG yang menyembunyikan WUJUD ASLINYA.
Belum lagi ketika sang penulis "menghujat" penulis-penulis lain yang dia bilang sombong, plagiat, tidak pandai dan lain sebagainya. Tundingannya menurut saya cukup sarkasme untuk dibaca, sekalipun oleh orang awam yang tidak menguasai dunia penulisan, seperti saya.
Saya membacanya dengan perasaan KASIHAN terhadap sang penulis. Terlebih ketika dia berbicara mengenai PENCITRAAN yang meletihkan. Hmmmm, bukankah itu juga merupakan bagian dari pola hidup yang ia jalani, ya...?
Maaf ya Mbak, kalau sekarang saya seperti sudah HILANG RESPEK secara personality sampeyan. Soalnya sampeyan udah beda banget sih semenjak karir sampeyan semakin menanjak. Padahal kan sampeyan sendiri pernah mengutip pepatah yang sangat terkenal ‘seolah-olah’ sebagai motto sampeyan sendiri toh...? “Seperti padi, semakin berisi, semakin merunduklah dia...”. Tapi saya lihat Mbak ngga demikian adanya.
*) sekedar ungkapan RASA KECEWA terhadap seorang penulis yang awalnya saya fikir down to earth ataupun low profile, ternyata dia sangat HIGH PROFILE...
1 comment:
siapa Bu?
Post a Comment