
Dia telah mendapatkan cukup waktu untuk mencari alasan-alasan yang dapat membenarkan segala rasa sakitnya. Sepertinya dia mengerti dari senyuman dan tatapan orang-orang yang lalu lalang, bahwa setiap orang memiliki teori masing-masing tentang rasa sakit. Mereka bilang (tentang dirinya), “Ibunya tidak pernah memberikan dirinya kasih sayang yang cukup” dan “Ayahnya tak pernah ada disisinya semenjak ia masih kecil”. Itulah sebabnya mengapa ia tampak seperti orang yang tak pernah tersentuh yang namanya kasih sayang.
Namun di suatu ruang rahasianya, dia telah menyiapkan perbekalan untuk melakukan perjalanan ke ruang angkasa. Dan kini ia tengah menunggu seorang pilot untuk datang menjemputnya, dan kemudian membawanya terbang jauh. Dan dia akan berkata pada sang pilot, “Aku ingin terbang ke bulan, lalu kembali ke bumi, jika engkau mau jadi kekasihku. Aku akan membawakan tiket untuk pergi ke dunia yang hanya milik kita. Maka, maukah kau jadi kekasihku…?”
Dia tak pernah mampu mengingat waktu ketika dia (pernah) merasa dibutuhkan (oleh orang lain). Jika ternyata cinta itu berwarna merah, berarti dia buta warna. Dan semua teman-temannya telah pergi dengan meninggalkan pengkhiatanan untuk dirinya. Dia merasakan seperti kejahatan itu tak memiliki batasan, dan dapat dilakukan siapa saja, tak terkecuali orang terdekat. Dia bilang, “Cinta itu seperti tanah kering dan tandus. Dan untuk meraih sebuah keyakinan bagi manusia adalah suatu perjalanan panjang, dan aku tak punya peta”.
Maka ia pun akan terus tenggelam dalam pencariannya, menambah kecepatan, lalu mengirim sinyal ke bumi bahwa dia telah menghilang dari peredaran. Semua mimpinya ia gantungkan pada bintang-bintang di langit. Sungguh mimpi yang indah. “Aku ingin terbang ke bulan, lalu kembali ke bumi, jika engkau mau jadi kekasihku. Aku akan membawakan tiket untuk pergi ke dunia yang hanya milik kita. Maka, maukah kau jadi kekasihku…?”
~ Jejak Bintang ~
*) Catatan : Tulisan ini adalah terjemahan bebas dari lagu "To the Moon and Back" by Savage Garden, dengan sedikit perubahan, untuk dirangkaikan menjadi sebuah cerita :)
No comments:
Post a Comment