Thursday, February 18, 2010

the secret save with me


"Ssssttt, rahasiamu aman bersamaku, tenang aja..."


Kemarin, pas pulang kantor, keluar parkiran bareng sama dua orang teman satu angkatan, seperjuangan, hehehe... Temenku yang laki-laki basa-basi, "Mau kemana nih, tumben pada pulang sore, biasanya pada lembur melulu tiap hari...??". Dijawablah dengan metode asbun sama temenku yang perempuan, yang kebetulan satu bagian denganku, "Ssssttt jangan bilang siapa-siapa, ya... kita ngga langsung pulang nih, mau ke dugem dulu..."

Nah, dari situ, berkembanglah percakapan kami ke arah yang lebih luas, tentang makna kata 'jangan bilang siapa-siapa'. Di kantorku, yang notabene banyak dihuni oleh manusia-manusia bertopeng sok innocent (ehem...ehem...ngga termasuk penulis blog ini pastinya loch :P), sering banget terjadi peristiwa 'makan daging saudara sendiri', hiiiiyyyy... udah kayak kanibal aja kesannya yach...!! Tapi tunggu dulu, bukan itu maksudnya. Di kantor ini dari zaman ke zaman selalu marak dengan berita-berita TMT alias teman makan teman. Banyaknya fitnah yang bertebaran justru keluar dari mulut orang terdekatnya. Boleh dikatakan disini jangan percaya siapa-siapa deh, karena sering terjadi justru orang yang dipercayalah yang membocorkan rahasia kita. Misalnya seperti ilustrasi berikut ini.

Lili : Hey, La... kemarin aku lihat kamu lagi gandengan tangan sama si Toni, suaminya Lisa bagian akunting itu loh... Ngapain kamu sama Toni di stasiun malam-malam begitu...?? Jangan-jangan kalian seling.....

Lala : Sssstttt, sampeyan ngomongnya mbok jangan keras-keras, toohhh... Aku sama Mas Toni cuma kebetulan aja ketemu di jalan, jadi yo kita pulangnya bareng, gitu aja kookkk...

Lili : Ooohh gitu tokh...!! Yo weis lah, aku sih orangnya ngga usil. Kamu tenang aja... Tapi apa iya, kamu ngga ada apa-apa sama Toni...?? Udah, sama aku ngga usah ditutup-tutupin, jujur aja laaahhh...

Lala : Hmmm... sebenernya aku ngga ingin cerita, tapi belakangan ini Mas Toni memang sering ngajakin aku makan bareng, terus sekalian pulang bareng gitu Li... Tapi, Sampeyan jangan bilang siapa-siapa, yaaa... Peliiisss....!!

Lili : Ya, kamu tenang aja, aku pinter jaga rahasia...

Namun, bisa ditebak, besoknya seisi kantor tahu tentang peristiwa perselingkuhan antara Lala dengan Toni plus bumbu-bumbu bahwa bukan sekedar makan bareng dan pulang bareng aja, tapiiiiiiii... (Lho kok jadi penulisnya yang ngegossippp, wah ngga beres dech ini.... :P). Setelah ditelusuri, gossip itu asal muasalnya dari Lili. Kontan Lala langsung lemas, kok tega-teganya Lili sama Lala yaa...

Nah, teman-teman... Sebenernya ilustrasi diatas emang terlalu norax dan bertema kampungan: selingkuh. Tapi mungkin untuk dijadikan ilustrasi akan dapat lebih mudah dipahami dan kita seringkali mendengar kasus serupa tidak hanya untuk tema yang sama, sebab kata 'selingkuh' itu sendiri bisa memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekedar yang umum dibicarakan. Bisa untuk kasus persaudaraan, perteman, hubungan dengan tetangga, kolega, sampai urusan pekerjaan. Intinya, berhati-hatilah menjaga apa yang disebut RAHASIA. Sebaiknya, rahasia kita janganlah dibagi dengan orang lain, karena resikonya terlalu berbahaya. Pandai-pandailah juga dalam memilih orang-orang atau teman-teman yang dekat dengan kita, sebaiknya jika dalam hubungan kerja, yang wajar sajalah, ngga usah gatel kepengen cerita-cerita urusan pribadi segala, kan ada buku diary tuuuhhh kalo mau curhat mah...!!

Jadikanlah moment 'berbagi rahasia' sebagai sebuah ritual yang sakral, yang hanya bisa kita lakukan dengan sebelumnya bertapa di atas gunung sambil mandi kembang tujuh rupa, dan untuk memilih orang yang akan kita bagi rahasia juga harus melalui audisi ketat dengan menghadirkan minimal 100 orang juri. Tuuuuhhh....!! Berat kaaannn....?? Ya, sebab rahasia memang harus tetap jadi rahasia....!!

Sssstttt, jangan bilang siapa-siapa yach.... *wink-wink*



Pesan Moral (doooohhhh udah kaya buku cerita anak-anak giniiihhh...): Pada dasarnya kepercayaan adalah sebuah amanat, maka jika seseorang telah memberikan kepercayaan atas suatu rahasia kepada dirimu, peganglah amanat itu sebagaimana kau menjaga kehormatanmu (Am sorry kalo lebayyyyyy :P)


~ Jejak Bintang ~

1 comment:

Saint Shiryu said...

hehehehe....berati diem aja deh!