Friday, April 17, 2015

Gerbang 30

USIA semestinya mematangkan unsur-unsur dalam diri. Pemikiran, sikap, dan tentu saja batin. Bagaimana mengelola "anger management" atau tingkat kesabaran. Bagaimana semestinya tingkat kesabaran itu semakin tinggi. Dan ego perlahan ditekan.

Seusai berakhirnya satu episode kehidupan, muncul episode berikutnya. Tentunya dengan pemeran-pemeran baru dan kisah-kisah yang baru. Permasalahan-permasalahan baru. Sebab tanpa gejolak, hidup ini takkan diibaratkan bagai roda yang berputar.

Aku duduk termenung dalam keheningan ini. Kilas balik kerap menemani alam pikiran dan relung jiwaku. Aku enggan berdiam menjadi orang yang sama, dengan pemikiran yang sama, sementara waktu terus bergulir dan menghentakkanku untuk terus bertumbuh.

Kadang aku dihadapkan kembali oleh sesuatu yang aku sudah enggani. Aku kerap bertanya, "Mengapa?". Namun ku teringat bahwa Allah kadang menguji kita dengan hal-hal yang kita hindari atau tidak kita sukai. Ya, dan bagaimana kita bisa menjalaninya kembali, dengan hasil yang lebih baik.

Kurasa aku kini sedang terengah menuju ke sana. Sebab terlalu banyak scene yang cepat berganti. Terlalu banyak wajah di lintas waktu, di koridor panjang, gerbang ke-30. Ini seperti sebuah game petualangan. Dimana setiap naik level, semakin berat tantangan dan rintangannya.

Semoga aku tak melupa Engkau, Ya Rabb.. yang tak pernah melupakanku. Sujud syukurku, senantiasa Kau hadirkan orang-orang pilihanMu menyertai dalam perjalanan ini. Semoga kelak perjalanan waktu mematangkan aku dengan kadar yang Kau kehendaki. Dan semoga yang Kau kehendaki adalah "kesempurnaan" untukku. Amin.


~ Jejak Bintang ~

No comments: