adalah lisan yang tak terjaga
mengalir deras dihempas gelombang
adalah sikap yang bernaung
di tempurung keangkuhan
menerjang batas kesantunan
adalah ratu,
dari balik dinding batu
melupa jubah sudah tertanggalkan waktu
seraya menjelma
figur yang bukan dirinya
meraja di belantara ramai
yang terpana...
kini ia tertunduk dalam haru
seusai dibuai kidung sunyi
yang membelai telinga,
mengaliri angkuh dinding hati
sudahlah,
pertunjukan usai
kini bergantilah kostum
duhai baginda ratu
ketika belantara enggan memaknai kasta
~ Jejak Bintang ~
No comments:
Post a Comment