Kembali... keraguan itu datang atas kesungguhanmu... tak ada yang pasti darimu, saat ini... sebagian besar sangat samar-samar dan seakan tak ada kejelasan yang pasti...
Jika aku mengandalkanmu, yang kulihat hanyalah kerapuhanmu. Kau bahkan tak pernah tunjukkan padaku kesungguhanmu untuk menjadi seseorang yang benar-benar dapat kuandalkan.
Aku ini manusia dengan segudang masalah yang datang dan pergi, tapi mengapa kurasakan kau bahkan tak membantuku menyelesaikan segala persoalanku ini. Aku tahu mungkin semua itu urusan pribadiku. Tapi sebagai wanita yang rapuh, ada saatnya aku ingin sepenuhnya bersandar padamu. Jika kau juga terus rapuh, sama saja aku terus tenggelam dalam sandaran yang semu.
Aku tak ingin terus tergilas dalam keadaan ini yang terus kuyakini sebagai "CINTA". Meski mungkin cinta tak selalu indah, namun seharusnya cinta juga tidak menekan batin ini hingga terhimpit rasa sedih yang tak berkesudahan.
Ya Allah... tunjukkanlah padaku jalan terbaik untuk aku dan dia... Haruskah kuakhiri sampai di sini sehingga sia-sia peluh yang telah kami keluarkan selama ini...? Ya Allah... haruskah cinta menekan perasaan sebegini dalam dan jauhnya sampai ke relung hati...? Ataukah hamba telah banyak berdosa kepadaMU, hingga hamba terpuruk dalam satu keadaan yang tak pasti ini sekian lama...? Terus berputar pada lingkaran yang gelap dan kian menyempit...?
Ya Allah... jika memang masih ada secercah harapan untuk menyatukan jiwa kami berdua, maka berilah kami jalan yang Engkau ridhoi atas cinta kami, yang semakin lama semakin membuatku ragu, apakah ini cinta atau hanya emosi sesaat yang 'kan terbang hilang suatu saat nanti...?
Mungkinkah seseorang yang telah tinggal di hatiku dan hatinya bisa saja tergantikan dengan yang lain...? Ya Allah... siapa yang 'kan memberi jawaban atas semua pertanyaanku ini...? Aku pusing, tak mengerti, tak menentu...
October 16th, 2004
Jejak Bintang
No comments:
Post a Comment