Wednesday, February 08, 2012

Journey 2: The Mysterious Island


Journey 2 adalah sekuel dari film Journey to the Center of the Earth (2008) yang diperankan Brendar Fraser dan Josh Hutcherson. Mengisahkan petualangan Trevor (Fraser) dan Sean (Hutcherson) ke "inti bumi" dan menemukan “dunia lain” di sana.

Pada Journey 2 ini, Sean sudah beranjak remaja, dengan karakter tempramental karena telah kehilangan ayahnya yang sangat ia kagumi. Ibunya menikah lagi dengan Hank (Dwayne Johnson a.k.a. The Rock). Sean tidak menyukai Hank, yang dianggapnya sangat jauh berbeda dengan ayahnya.

Petualangan dimulai ketika Sean menerima pesan berkode dari orang tak dikenal yang diduga adalah kakeknya yang telah lama menghilang, Alexander Anderson (Michael Caine). Pesan berkode itu berhasil diterjemahkan berkat bantuan Hank. Sean sangat ingin menemukan pulau misterius yang sangat ia yakini bukan hanya fiksi belaka, dan ia pun yakin kakeknya berada di sana. Namun ibunya tidak mengijinkan.

Hank yang sedang berusaha untuk mengambil hati anak tirinya itu, akhirnya berhasil membujuk sang ibu. Berangkatlah Hank dan Sean ke Samudera Pasifik, dengan menyewa helikopter milik Gabato (Luiz Guzman) dan putrinya Kailani (Vannesa Hudgens).

Laut yang awalnya tenang tiba-tiba dihantam badai, diikuti kemunculan twister dan petir, membuat helikopter tak terkendali dan terhisap twister yang mengantarkan mereka menuju gerbang pulau misterius.

Selanjutnya penonton disajikan pemandangan pulau dan petualangan yang umum dijumpai dalam kisah-kisah fiksi. Cerita pun mengalir dalam alur standar yang mudah ditebak. Klimaksnya ketika pulau misterius yang diduga sebagai Kota Atlantis yang hilang itu akan tenggelam dalam hitungan jam. Mereka harus segera mencari jalan keluar sebelum terlambat.

Menurutku naskah film ini terlalu dangkal. Jalan ceritanya terlalu singkat dan tidak menampilkan ketegangan konflik yang berarti, baik dalam alur cerita maupun diantara para tokoh. Kisah cinta yang coba disisipkan antara Sean dan Kailani pun sama sekali tidak terasa chemistry-nya. Gereget petualangannya terasa sangat kurang. Film ini lebih cocok untuk dikonsumsi anak-anak atau remaja usia sekolah. Hmmm... boleh juga sih, disaksikan orang dewasa sekedar untuk hiburan ringan di waktu senggang.

Seperti film Journey to the Center of the Earth, Journey 2 terinspirasi dari tiga novel klasik yang cukup populer, yaitu Treasure Island, Gulliver’s Travels, dan Mysterious Island.

Adegan yang paling berkesan dari film ini menurutku ketika Hank memainkan okulele sambil menyanyikan lagu “What a Wonderful World”-nya Louis Amstrong, dengan lirik yang sedikit diplesetkan. Selain suaranya merdu, ekspresinya begitu lembut, karena sedang mencoba menghibur Sean yang kakinya terluka dengan menyanyi. So sweeeeet banget, untuk seorang The Rock, gitu lhooo... ^^


"...I see skies of blue and clouds of white,
the bright blessed day, the dark sacred night,
and I think to myself, what a wonderful world
..."



February 6th, 2012
~ Jejak Bintang ~

No comments: