
RINDU bergejolak dalam kesendirian, tanpamu. Hati seumpama mengukur kadar cinta dan kesetiaan yang tengah diuji...
RESAH dan gelisah dalam ketidakhadiranmu di dekatku. Entah harus berkata apa nanti... otakku seperti berkarat, dan tak terlintas sepatah kata pun yang layak kupersembahkan untukmu...
BOSAN kilas balik masa lalu, masa kini dan masa depanku, bersamamu, disisimu...
RENUNGAN tak henti menjalari keinginan yang mengusik kalbuku... laksana tiang penyangga hubungan ini adalah AKU, dan semua tergantung “bagaimana aku”...
KETULUSANMU telah terlanjur teruji waktu. Kau terima sifat, sikap, hingga pandangan hidupku yang kerap berseberangan denganmu...
Ah, MALU aku ‘tuk melangkah maju, menghambur kedalam pelukanmu, yang selalu tersedia saat ku rapuh...
~ Jejak Bintang ~
No comments:
Post a Comment